15 Jan 2026

Menghitung Peluang Lolos Persikaba Setelah Kalah Tipis di Sukoharjo

Persikaba Blora harus mengakui keunggulan Persiharjo Sukoharjo dalam laga lanjutan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Meskipun memberikan perlawanan sengit Persikaba Blora kalah tipis 1-0 di kandang Persiharjo Sukoharjo. Pertandingan yang diselenggarakan kemarin di Stadion Gelora Merdeka Jombor Sukoharjo berakhir dengan kekalahan tim tamu Persikaba Blora dengan skor tipis di menit-menit akhir.


Hasil ini menambah daftar kekalahan Persikaba Blora dalam laga Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Sejauh ini Persikaba Blora hanya berhasil mengumpulkan 4 poin dari 4 pertandingan setelah menelan 2 kekalahan, 1 hasil imbang, dan 1 kemenangan. Kekalahan ini membuat peluang Persikaba Blora untuk lolos ke babak selanjutnya semakin kecil.

Klasmen sementara saat ini dipimpin oleh Persiharjo Sukoharjo yang kokoh di puncak klasmen grup A Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dengan 10 poin. Sementara itu PSIR Rembang tetap nyaman duduk di peringkat 2 setelah di saat yang sama menang telak 5-1 saat bertandang ke markas Safin FC Pati.

Pertandingan selanjutnya Persikaba Blora akan menjamu Safin FC Pati di stadion Kridaloka Jepon, Blora pada 18 Januari 2026, serta pada 21 Januari 2026 akan bertandang ke kandang PSIR Rembang. Dengan 2 pertandingan tersisa, Persikaba Blora wajib mendulang poin penuh untuk bisa lolos babak grup A Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.

Selain kemenangan di 2 pertandingan terakhir, nasib Persikaba Blora juga akan bergantung pada hasil pertandingan selanjutnya di 18 Januari nanti. Pertandingan Persiharjo Sukoharjo dan PSIR Rembang harus dimenangkan oleh Persiharjo Sukoharjo untuk menjaga kans Persikaba Blora lolos tetap besar.

Raihan 10 poin saat ini, Persiharjo Sukoharjo hanya butuh hasil sekali imbang atau raihan minimal 1 poin untuk memastikan diri lolos babak grup Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Sementara tim lainnya di grup A Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 Safin FC Pati sudah dipastikan tidak lolos babak grup.

Jika Persikaba Blora berhasil meraih 2 kemenangan di 2 pertandingan tersisa, artinya raihan poin Persikaba Blora menjadi 10 poin. Persikaba Blora akan bisa lolos jika PSIR Rembang menelan 2 kekalahan dan tetap dengan raihan 9 poin saat ini. Kemungkinan lainnya bisa terjadi akan tetapi menjadi lebih sulit karena selisih gol yang sangat besar dari 2 tim pemimpin klasmen, Persiharjo Sukoharjo(+8) ataupun PSIR Rembang(+7) sementara Persikaba Blora (0).

Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 sendiri diikuti oleh 26 tim yang terbagi menjadi 7 grup dengan masing-masing diisi 4 tim kecuali grup D dan grup G yang masing-masing diisi 3 tim.

12 Jan 2026

Persikaba Tersungkur Lawan PSIR Rembang

Persikaba Blora harus mengakui keunggulan PSIR Rembang dalam lanjutan laga Liga 4 Jawa Tengah grup A. Pertandingan yang diselenggarakan kemarin (11/1) di Stadion Kridaloka Jepon, Blora berakhir dengan kekalahan tim tuan rumah dengan skor 2-3. 

Pertandingan dilaksanakan dalam kondisi cuaca hujan rintik-rintik di hampir sepanjang laga. Persikaba Blora mengakhiri babak pertama dengan keadaan tertinggal 1-0, sementara babak kedua 2 tim sama-sama memasukkan 2 gol sehingga skor akhir 3-2 untuk kemenangan PSIR Rembang.


Hasil ini memaksa Persikaba Blora turun peringkat setelah di pertandingan lainnya Persiharjo Sukoharjo berhasil menggasak Safin FC Pati dengan skor telak 5-0.

Persikaba Blora harus puas duduk di posisi 3 sementara dengan raihan 4 poin dari 3 pertandingan yang dimainkan. Sebelumnya Persikaba Blora berhasil meraih kemenangan saat bertandang ke kandang Safin FC Pati dengan skor 3-1, dan ditahan imbang Persiharjo Sukoharjo 1-1 di kandang.

Klasmen grup A Liga 4 Jawa Tengah saat ini Persiharjo Sukoharjo duduk di peringkat pertama dengan raihan 7 poin dengan 2 kemenangan dan 1 hasil imbang dan PSIR di posisi kedua dengan 6 poin dengan 2 kemenangan dan 1 kekalahan.

Peluang masih terbuka untuk Persikaba Blora dengan 1 laga kandang dan 2 laga tandang. Pertandingan selanjutnya Persikaba Blora akan bertandang ke kandang Persiharjo Sukoharjo pada 14 Januari 2026. Setelahnya pada 18 Januari Persikaba akan menjamu Safin FC Pati, dan 21 Januari 2026 Persikaba Blora akan bertandang ke kandang PSIR Rembang.

7 Jan 2026

Persikaba ditahan imbang Persiharjo Sukoharjo

Persikaba Blora harus puas meraih 1 poin setelah mendapatkan hasil imbang melawan Persiharjo Sukoharjo dalam laga lanjutan kompetisi Liga 4 Jawa Tengah hari ini, Rabu (07/01/2026). Pertandingan yang di selenggarakan di stadion Kridaloka Blora ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Persikaba Blora harus tertinggal di babak pertama setelah kemelut di depan gawang Persikaba berhasil dimanfaatkan oleh tim Persiharjo Sukoharjo. Babak pertama Persikaba tertinggal 0-1.

Memasuki babak kedua Persikaba berhasil menekan Persiharjo Sukoharjo dan berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih di menit 60.

Tambahan 1 poin ini menjadikan Persikaba meraih 4 poin sementara dari 2 pertandingan liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. 3 poin sebelumnya berhasil di dapatkan setelah berhasil menang 3-1 saat bertandang ke kandang klub Safin FC Pati.

Pertandingan selanjutnya Persikaba Blora akan menjamu PSIR Rembang pada 11 Januari 2026 di stadion Kridaloka. Untuk diketahui PSIR Rembang berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Safin FC Pati.

Persikaba sendiri tergabung di grup A bersama Persiharjo Sukoharjo, PSIR Rembang, dan Safin FC Pati.

Hasil pertandingan sejauh ini di Liga 4 Grup A Jawa Tengah.

Match 1

Safin FC Pati (1-3) Persikaba Blora

Persiharjo Sukoharjo (3-1) PSIR Rembang

 

Match 2 (Hari ini)

Persikaba Blora (1-1) Persiharjo Sukoharjo

PSIR Rembang (3-0) Safin FC Pati

20 Okt 2025

Kamaba Yogyakarta Menggelar Gathering & Sharing Perdana Dengan Metode Mini Zine

Peserta Gathering and Sharing Kamaba Yogyakarta 2025
Foto : Peserta Gathering and Sharing Kamaba Yogyakarta 2025

Komunitas Mahasiswa Blora (Kamaba) Yogyakarta menggelar kegiatan Gathering & Sharing #01 di Sebelas Coffee, Jalan Hos Cokroaminoto, Yogyakarta pada Minggu (19/10). Kegiatan ini menjadi ajang perkenalan sekaligus penguatan relasi antara mahasiswa baru, pengurus, dan anggota aktif Kamaba YK.

Mengusung tema “Make Mini Zines to Get to Know Each Other”, kegiatan ini menawarkan cara baru untuk saling mengenal melalui karya kreatif. Para peserta diajak membuat mini zine, yaitu lembaran kecil berisi gambar dan tulisan yang menceritakan tentang diri mereka. Tidak hanya sekadar menggambar, setiap peserta juga diberi kesempatan menjelaskan makna dari karya yang mereka buat kepada peserta lain.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan santai. Setelah sesi pembuatan zine selesai, para peserta bergantian menunjukkan hasil karya mereka. Dalam setiap lembar zine terselip cerita personal yang beragam mulai dari pengalaman diri, harapan, mimpi, kebiasaan sehari-hari, hingga penggambaran tentang orang yang berada di sekitar mereka.

Salah satu peserta, Dinasti Citra, mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini memberikan pengalaman berbeda dalam berkenalan dan membangun kedekatan.

“Kamaba sering adain kegiatan kayak gini, dua minggu sekali kek. Seru,” ujar Dinasti Citra.

Foto Mini Zine dari peserta

Selain menjadi media perkenalan, mini zine juga menjadi sarana bagi peserta untuk menyampaikan harapan terhadap Kamaba. Beberapa peserta menggambar rumah, simbol pelukan, bintang, atau menuliskan pesan sederhana yang menggambarkan keinginan agar Kamaba dapat menjadi tempat bernaung yang hangat di perantauan.

“Aku di sini menggambar rumah, karena aku berharap Kamaba bisa menjadi rumah bagi mahasiswa Blora yang berada di Jogja,” tutur Ika Wahyu Septyani Putri, salah satu pengurus yang mengikuti kegiatan.

Menariknya, kegiatan ini juga menolak stigma bahwa laki-laki tidak bisa atau enggan bercerita. Beberapa peserta laki-laki turut aktif menggambar dan menceritakan pengalaman pribadi mereka dengan terbuka. Melalui zine, salah satu peserta bahkan mengungkapkan ketakutannya terhadap adiknya. Hal ini menunjukkan bahwa ruang Kamaba bukan hanya wadah berbagi kreativitas, tetapi juga tempat aman bagi siapa pun untuk bercerita tanpa batasan gender.

Melalui kegiatan ini, suasana kebersamaan tampak terbangun secara alami. Para anggota, pengurus, dan mahasiswa baru saling membaur tanpa sekat. Mereka tidak hanya berbagi karya, tetapi juga membentuk koneksi emosional yang erat. Momen tersebut menjadi ruang pertemuan hangat di mana identitas dan latar belakang berbeda dipertemukan dalam semangat yang sama: menjadi bagian dari keluarga besar Kamaba.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan sesi foto. Koordinator kegiatan, Andika Saputra, menyampaikan bahwa Gathering & Sharing akan menjadi agenda rutin Kamaba YK untuk mempererat hubungan antaranggota melalui medium kreatif.



Penulis : Agna Niha Azzahra

21 Jul 2025

Pecel mbah Minah, Warung pecel khas Blora yang Legendaris

 

Pecel merupakan makanan khas di banyak daerah, salah satunya adalah Kabupaten Blora. Saat pergi ke Blora tidak lengkap rasanya kalau tidak mencoba nasi pecel khas Blora.

Pecinta kuliner di Blora kurang afdal rasanya jika belum mencoba nasi pecel Mbah Minah di Randublatung. Letaknya di kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Lokasinya yang agak masuk dari jalan raya membuat sensasi makan di tempat ini semakin tradisional.

Bupati Blora saat di Pecel mbah Minah Randublatung
saat Bupati Blora sarapan di Warung Pecel Mbah Minah, sc : instagram.com/ariefrosyid.id


Pecel mbah Minah Randublatung seperti pecel khas Blora lainnya, di mana penyajiannya menggunakan daun jati atau dalam bahasa khas Blora pcel pincuk godhong jati. 

Suasana tradisional menjadi ciri khas di warung pecel mbah Minah yang tidak bisa didapatkan di tempat lain. Di sini pembeli bisa langsung masuk ke dapurnya yang juga digunakan sebagai tempat penyajian. Dapur yang masih dengan menggunakan kayu bakar memberikan cita rasa yang khas dalam makanannya.

Warung pecel mbah Minah ini juga merupakan salah satu kuliner favorit Bupati Blora, bapak Arief Rohman. Buktinya sang Bupati sering berkunjung ke warung pecel mbah Minah ini padahal jam bukanya adalah di pagi hari pukul 05.30 WIB.

Warung pecel Mbah Minah juga aktif di instagram @pawon_mbah_minah, di mana sekarang followernya sudah lebih dari 50 ribu.

Sebagai catatan, saat kamu kesini sebaiknya datang pagi-pagi sekali karena sudah habis sekitar pukul 08.00 WIB.

17 Jul 2025

Diduga ada Kasus Korupsi di Dindagkop Blora, Warga Lapor Polisi

Kabar mengejutkan datang pemerintahan kabupaten Blora, seorang warga yang enggan disebut namanya melaporkan dugaan korupsi di lingkunan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagop-UKM) Kabupaten Blora kemarin (16/7). AJ inisial warga tersebut melaporkan tiga kasus terkait indikasi korupsi oleh oknum di lingkunan Dindagkop tersebut.



Dalam keterangannya sebagaimana dikutip dalam infodesanews.com AJ mengatakan,

“Betul, saya telah melaporkan dugaan Tipikor di Dindagkop-UKM Blora. Semoga ini menjadi langkah awal kemajuan Blora ke depan,” kemarin, Rabu (16/7).

“Jika ada dugaan korupsi oleh oknum perorangan, kelompok, atau ASN yang merugikan daerah, kita wajib melaporkannya. Ini amanat undang-undang,” terangnya dalam kesempatan yang sama.

Dugaan tindak pidana korupsi ini didasarkan pada perhitungan uang retribusi parkir di Blora. Seperti yang kita ketahui, Pemerintah Kabupaten Blora baru-baru ini meluncurkan fasilitas e-parkir di sejumlah fasilitas umum, salah satunya di Pasar Sidomakmur Blora.

Sebelum penerapan system e-parkir ini menurutnya setoran parkir hanya Rp 1,1 juta perhari dalam pengelolaan parkir Pasar Sidomakmur Blora, padahal menurut pengakuan sejumlah pengunjung kerap dikenai biaya parkir berulang.

“Sekarang dengan e-parkir, pendapatan isa mencapai Rp 10 juta per hari. Kemana selisih Rp 8,9 juta sebelumnya?” tanyanya.

Terpisah, kasus korupsi di Dindagkop-UKM Blora memang mempunyai sejarah kelam. Tahun 2022 misalnya mantan kepala Dindagkop dan UKM Blora dijatuhi vonis 1 tahun kurungan penjara. Sementara mantan kepala UPT pasar Induk Cepu dan mantan Kabid Pasar Dindagkop-UKM Blora dijatuhi vonis 1 tahun 3 bulan. Selain itu, ketiga tiganya juga diwajibkan membayar denda Rp 50 juta.

Sementara itu pada tahun 2023 juga terkuak kasus korupsi jual beli kios di Pasar Randublatung, Blora.

 

18 Jan 2024

Menilik Harga Honda Civic Turbo Bekas di Indonesia

Honda Civic Turbo, salah satu varian mobil sedan yang telah lama dikenal di Indonesia, masih menjadi pilihan menarik bagi banyak konsumen yang mencari kombinasi antara performa tinggi dan desain yang stylish. Bagi yang mengincar varian bekas, harga Civic Turbo bekas di Indonesia tentu menjadi pertimbangan utama. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi harga mobil ini di pasar bekas.

Performa dan Fitur Unggulan

Honda Civic Turbo dikenal sebagai mobil dengan performa tinggi, berkat mesin 1.5-liter turbocharged yang menghasilkan tenaga lebih besar dari mobil sekelasnya seperti Toyota Corolla Altis dan Mazda 3. Fitur-fitur canggih seperti sistem infotainment yang terintegrasi, kamera belakang, sensor parkir, dan sistem keselamatan modern membuat Civic Turbo semakin diminati. Kehadiran fitur-fitur tersebut dapat mempengaruhi harga jual mobil bekas di pasar.


Honda Civic Turbo

sc : beritasatu.com


Tren Harga Pasar Mobil Bekas

Harga mobil bekas, termasuk Civic Turbo, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia kendaraan, kondisi mesin, dan tingkat pemakaian. Umumnya, harga mobil bekas akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu. Namun, kondisi ekonomi, permintaan pasar, dan kelangkaan model tertentu juga dapat mempengaruhi tren harga.

Pemeliharaan dan Riwayat Servis

Sejarah pemeliharaan dan riwayat servis mobil sangat penting dalam menentukan nilai jual suatu kendaraan bekas. Mobil yang memiliki catatan pemeliharaan rutin dan tidak pernah mengalami masalah serius cenderung memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Sebaliknya, mobil dengan riwayat masalah teknis atau kecelakaan dapat menurunkan harga jualnya.

Variasi Model dan Tahun Produksi

Honda Civic Turbo memiliki beberapa varian dan telah melalui beberapa pembaruan desain dan fitur dari tahun ke tahun. Varian tertentu atau model dengan fitur tambahan tertentu mungkin memiliki harga jual yang lebih tinggi. Selain itu, popularitas model tertentu juga dapat memengaruhi harga pasaran.

Penawaran dan Permintaan di Pasar Bekas

Faktor penawaran dan permintaan di pasar mobil bekas juga ikut menentukan harga. Jika terdapat banyak penawaran untuk model Civic Turbo bekas, hal ini dapat menekan harga. Sebaliknya, jika permintaan tinggi sementara penawaran rendah, harga cenderung naik.

Harga Civic Turbo bekas di Indonesia dapat bervariasi berdasarkan berbagai faktor seperti performa, fitur, kondisi kendaraan, dan faktor pasar. Harganya bervariasi antara Rp 298 jutaan untuk unit tahun 2016 hingga Rp 400 jutaan untuk unit produksi tahun 2020-2021. Konsumen yang berencana untuk membeli Civic Turbo bekas sebaiknya melakukan riset menyeluruh, memeriksa riwayat kendaraan, dan melakukan negosiasi dengan bijak untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan nilai kendaraan tersebut. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga, pembeli dapat membuat keputusan yang lebih informan dan memilih Honda Civic Turbo bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

24 Des 2023

Pacu Jawi sebagai Ikon Tradisional Minangkabau

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan keberagaman suku, ras, dan budaya. Setiap Provinsi atau wilayah yang berada dalam lingkup Negara Kesatuan Republik indonesia memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing, Hal ini dapat dilihat dari tradisi dan kebudayaan di daerah tersebut. Tradisi ada kerena selalu dilestarikan dan dijaga keberadaaannya oleh masyarakat setempat, sehingga tidak akan hilang dan pudar dimakan zaman. Salah satu daerah yang memiliki keunikan akan tradisi nya adalah Sumatera Barat. Sumatera Barat merupakan daerah yang kaya akan alam, budaya, tradisi, dan adat istiadat. Dari banyaknya tradisi dan budaya yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat,  ‘pacu jawi’ adalah salah satu destinasi budaya yang paling menarik perhatian para wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

 

Pacu Jawi Sumatera Barat
Gambar Pacu Jawi - Sumatera Barat
sumber : Dinas Pariwisata Sumatera Barat

Asal Usul Pacu Jawi

Pacu jawi adalah sebuah perlombaan olahraga tradisional yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. ‘Balapan sapi’ khas minang atau lebih dikenal dengan pacu jawi oleh masyarakat Minangkabau merupakan salah satu ikon budaya dari Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tidak ada informasi pasti sejak kapan tradisi ini dimulai, yang jelas tradisi ini telah dilakukan sejak beratus- ratus tahun yang lalu. Pacu jawi berasal dari salah satu daerah tertua di Sumatera Barat yang mana diyakini sebagai asal mula nenek moyang masyarakat Minangkabau atau lebih dikenal dengan Luhak Nan Tuo tepatnya di Nagari Tuo (desa tua) Pariangan, Kabupaten Tanah Datar.

Awalnya pacu jawi ini sebagai bentuk upaya para petani zaman dulu untuk menemukan cara membajak sawah yang baik dan benar karena tidak adanya alat dan teknologi yang canggih seperti saat ini. Pacu jawi ditemukan oleh Dt.Tantejo Gurhano yang merupakan orang tertua pada saat itu yang arif dan bijaksana. Beliau memikirkan cara agar sawahnya menjadi subur dan mudah ditanami. Akhirnya, dengan dibantu oleh kemenakan nya sebagai supir (joki) yang mengendalikan sapi dan dua orang lagi yang memegang dan mengarahkan jawi. Dua orang ini difungsikan untuk memegang tali jawi yang berada dimulut jawi. Akhirnya setelah dibajak menggunakan jawi didapatkan hasil sawah yang subur dan gembur sehingga hasil panen melimpah. Tanah yang subur dan gembur disebabkan oleh kotoran jawi.

 

Pelaksanaan Pacu Jawi

Pacu jawi dilaksanakan setelah musim panen tiba,hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena hasil panen yang melimpah. Saat ini pacu jawi dilakukan setiap tahun yang mana diselenggarakan secara bergiliran secara empat minggu berturut-turut diempat kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Datar, yaitu Kecamatan Limo Kaum, Kecamatan Rambatan, Kecamatan Pariangan dan Kecamatan Sungai Tarab. Berbeda dengan “Karapan Sapi” (mirip seperti tradisi pacu jawi,namun tradisi karapan sapi berasal dari Madura, Jawa Timur) yang menggunakan tanah datar sebagai media atau arena bermainnya , pacu jawi menggunakan sawah yang sudah basah sebagai media kegiatannya.

 

Adapun tata cara pacu jawi sebagai berikut:

1.      Tahap Persiapan

Tuan rumah yang menjadi penyelenggara acara akan berunding atau bergotong royong terlebih dahulu. Gotong royong ini dilaksanakan dengan membersihkan lokasi dan memastikan saluran air lancar. Setelah acara selesai, maka masyarakat juga bergotong royong membersihkan lumpur dan meratakan sawah agar siap untuk ditanam kembali. Hal yang dilakukan pada tahap persiapan adalah mempersiapkan lokasi dan air serta menghaluskan lahan.

2.      Tahap Pelaksanaan

a.       Pembukaan

Seperti acara pembukaan pada umumnya, pada acara pembukaan pacu jawi akan dibuka oleh kepala dinas atau pemerintah daerah setempat, serta dihadiri juga oleh para tokoh adat atau orang terkemuka didalam masyarakat. Pada acara pembukaan biasa nya juga diiringi oleh lagu dan alat musik tradisonal seperti talempong.

b.      Perlombaan pacu jawi

Perlombaan  pacu jawi dilaksanakan setiap hari Sabtu dan dimulai dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Jadwal kegiatan pacu jawi diatur oleh PORWI (Persatuan Olahraga Pacu Jawi). Perlombaan pacu jawi, digunakan jawi berjumlah dua ekor dengan satu orang penjoki, sedangkan cara penilaian dalam pacu jawi tidak memiliki juri khusus, karena penonton sendiri sudah dapat menilai mana jawi yang bagus dan mana yang tidak saat berlari di area pacuaan. Jawi yang bagus adalah jawi yang berjalan lurus dan tidak melenceng kemana-mana.

3.      Tahap Penutup

Rangkaian acara pada saat penutupan lebih meriah dari acara pembukaannya, karena dalam tahap penutupan ini banyak agenda yang mengisi acara penutupan sehingga terlihat lebih meriah. Agenda-agenda itu misalnya saja pawai atau arak-arakan. Momen ini sangat dinanti-nantikan banyak orang, karena saat pawai penonton dapat melihat keunikan lain dari tradisi di Kabupaten Tanah Datar. Para jawi akan didandani dan dipakaikan suntiang. Jawi-jawi yang sudah didandani ini akan diarak bersama ibu-ibu yang membawa dulang(nampan berbentuk lingkaran yang permukaannya datar) yang dibungkus dengan kain berwarna-warni, dulang ini berisi makanan khas daerah.

Selanjutnya yang tak kalah heboh adalah penampilan kesenian dari masyarakat. Kesenian yang dipertunjukkan sangat beragam mulai dari tari piring, talempong pacik, dan juga ada pepatah-petitih dari niniak mamak. Penampilan -penampilan tersebut dilakukan di bawah sebuah tenda yang sudah disiapkan.

 

Manfaat Pacu Jawi

   Terdapat banyak sekali manfaat dari pacu jawi ,diantaranya:

1.      Memperkenalkan serta melestarikan tradisi pacu jawi

2.      Sarana hiburan

3.      Menaikkan harga jual jawi

4.      Sarana silaturrahmi antar masyakarat

5.      Menaikkan perekonomian masyarakat setempat

 

Apakah pacu jawi hanya ada di Kabupaten Tanah Datar saja? Pusat dari tradisi ini berada di Kabupaten Tanah Datar karena tradisi ini berasal dari sana, namun karena perkembangan zaman memberikan perubahan yang cukup besar kepada setiap daerah yang ada di Sumatera Barat. Sekarang beberapa daerah juga mengadakan acara pacu jawi, seperti Kabupaten Agam dan Kabupaten 50 Kota.

 

Penulis : Syntia Maharani
Mahasiswa Program Studi Sastra Jepang,
Fakultas Ilmu Budaya,
Universitas Andalas 2023/2024
Editor  : Potret Blora

29 Nov 2023

Daftar 100 nama Kurawa

 Kurawa adalah pesaing terberat dari Pandawa. Seperti yang kita tahu Pandawa adalah lima saudara yang terdiri dari Puntadewa, Werkudara, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Kurawa adalah pihak sebrang dari Pandawa, tapi tahukah kamu nama-nama dari 100 orang bersaudara Kurawa? Inilah daftar 100 bersaudara Kurawa.

100 Nama Kurawa


Nama-Nama Tokoh Kurawa

1.      Duryodana

2.      Dursasana

3.      Abaswa (Dursaha)

4.      Adityaketu (Dursala)

5.      Alobha (Jalaganda)

6.      Anadhresya (Sama)

7.      Anudhara (Saha)

8.      Anuradha (Winda)

9.      Anuwinda

10.  Aparajita (Durdarsa)

11.  Aswaketu (Subahu)

12.  Bahwasi (Dusprasada)

13.  Balawardana (Durmarsana)

14.  Bhagadatta (Durmuka)

15.  Bima (Duskarna)

16.  Bimabala (Karna)

17.  Bimadewa (Wikarna)

18.  Bimarata (Sala)

19.  Carucitra (Satwa)

20.  Citradharma (Sulocana)

21.  Citrakala (Citra)

22.  Citraksa (Upacitra)

23.  Citrakunda (Citraksa)

24.  Citralaksaya (Carucitra)

25.  Citrangga (Sarasana)

26.  Citrasanda (Durmada)

27.  Citrasraya (Durwigaha)

28.  Citrawarman (Wiwitsu)

29.  Dharpasandha (Wikatinanda)

30.  Dhreksetra (Urnanaba)

31.  Dirgagorma (Sunaba)

32.  Dirghabahu (Nanda)

33.  Dirghacitra (Upananda)

34.  Dredhahasta (Citrabana)

35.  Dredhawarman (Citrawarma)

36.  Dredhayuda (Suwarma)

37.  Dretapara (Durwimoca)

38.  Duhpradharsana (Ayobahu)

39.  Duhsa (Mahabahu)

40.  Duhsah (Citrangga)

41.  Durbalaki (Citrakundala)

42.  Durbharata (Bimawiga)

43.  Durdharsa (Bimabela)

44.  Durmada (Walaki)

45.  Durmarsana (Belawardana)

46.  Durmukha (Ugrayuda)

47.  Durwimocana (Susena)

48.  Duskarna (Kundadara)

49.  Dusprajaya (Mahodara)

50.  Duspramana (Citrayuda)

51.  Hayabahu (Nisanggi)

52.  Jalasandha (Pasa)

53.  Jarasanda (Wrendaraka)

54.  Jayawikata (Dredawarma)

55.  Kanakadhwaja (Dredaksatra)

56.  Kanakayu (Somakirti)

57.  Karna (Antudara)

58.  Kawacin (Dresdasanda)

59.  Krat (Jarasanda)

60.  Kundabhedi (Satyasanda)

61.  Kundadhara (Sadasuwaka)

62.  Mahabahu (Ugasrawa)

63.  Mahacitra (Ugrasena)

64.  Nandaka (Senani)

65.  Pandikunda

66.  Prabhata (Aparajita)

67.  Pramathi (Kundase)

68.  Rodrakarma (Wisalaksa)

69.  Sala

70.  Sama

71.  Satwa

72.  Satyasanda

73.  Senani

74.  Sokarti

75.  Subahu

76.  Sudatra

77.  Suddha

78.  Sugrama

79.  Suhasta

80.  Sukasananda

81.  Sulokacitra

82.  Surasakti

83.  Tandasraya

84.  Ugra

85.  Ugrasena

86.  Ugrasrayi

87.  Ugrayudha

88.  Upacitra

89.  Upanandaka

90.  Urnanaba (Wirawi)

91.  Wedha

92.  Wicitrihatana

93.  Wikala

94.  Wiktanana

95.  Winda

96.  Wirabahu

97.  Wirada

98.  Wisakti

99.  Wiwitsu

100.          Wyudoru

 

Itulah daftar 100 bersaudara Kurawa.